Menikmati Seblak Saat Liburan? Ini Pesan Dokter untuk Perempuan

Jakarta – Berwisata kuliner menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia. Di sejumlah destinasi, seporsi seblak pedas dengan topping melimpah sering kali menjadi buruan wisatawan. Namun di balik kenikmatan itu, ada pesan kesehatan yang perlu diperhatikan, khususnya bagi perempuan.

Konsultan Obstetri dan Ginekologi, dr Sigit Pramono, mengingatkan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat, lemak, dan kalori—seperti seblak—dapat berdampak pada kesehatan secara menyeluruh, termasuk sistem reproduksi wanita.

“Betul. Jadi makanan yang kolesterol tinggi, karbohidrat tinggi, ditambah dengan kurang olahraga, itu akan mengakibatkan metabolis yang tidak bagus di tubuh kita,” ujarnya saat ditemui detikcom, Rabu (25/2/2026).

Dalam konteks perjalanan, pola makan sering kali berubah drastis. Wisatawan cenderung lebih bebas mencoba berbagai kuliner tanpa memikirkan keseimbangan gizi. Menurut dr Sigit, jika pola ini berlangsung terus-menerus tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup, gangguan metabolisme bisa terjadi.

Ia menekankan bahwa dampaknya bukan hanya berkaitan dengan risiko kista atau mioma. “Persoalan ini bukan semata soal organ reproduksi, melainkan kesehatan secara keseluruhan,” jelasnya. Risiko penyakit kardiovaskular juga dapat meningkat bila pola makan tinggi kolesterol dan karbohidrat dibiarkan tanpa kontrol.

Bagi perempuan yang gemar berburu kuliner saat traveling, dr Sigit menyarankan agar tetap menjaga keseimbangan gaya hidup. Menurutnya, menjaga fungsi reproduksi dalam jangka panjang membutuhkan perhatian pada asupan makanan, kualitas istirahat, dan rutinitas olahraga.

“Sebagai wanita yang harus menjaga fungsi reproduksi ke depannya, itu tetap diperhatikan gaya hidup. Jadi cukup istirahat, diet yang bagus, kurangkan karbohidrat, kurangkan gula, dan olahraga terakhir,” tuturnya.

Artinya, menikmati kuliner lokal saat bepergian tetap sah-sah saja, selama tidak berlebihan dan tetap diimbangi pola hidup sehat. Mengatur porsi, memilih variasi makanan yang lebih seimbang, serta tetap aktif bergerak selama perjalanan bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan.

Di tengah semangat eksplorasi rasa saat traveling, kesadaran akan kesehatan tetap menjadi bekal penting. Sebab perjalanan yang menyenangkan bukan hanya tentang destinasi dan kuliner, tetapi juga tentang menjaga tubuh tetap prima untuk petualangan berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *