Waspada Telur Berwarna Pink, Ibu di Inggris Ini Terkejut Saat Menggoreng Sarapan Anak

Jakarta — Telur dikenal sebagai salah satu bahan makanan yang praktis, bergizi, dan mudah diolah. Banyak keluarga menjadikannya menu sarapan sehari-hari, terutama untuk anak-anak. Namun pengalaman seorang ibu di Inggris menjadi pengingat bahwa kualitas telur perlu diperhatikan sebelum dikonsumsi.

Seorang ibu bernama Beena Sarangdhar mengaku terkejut saat menemukan warna tidak biasa pada telur yang sedang ia goreng untuk sarapan anak-anaknya. Peristiwa tersebut terjadi di rumahnya di kawasan Abbots Langley.

Beena menceritakan bahwa saat itu ia hanya berniat menyiapkan sarapan sederhana seperti biasanya. Ia memecahkan telur ke dalam wajan, tetapi langsung menyadari ada sesuatu yang aneh pada telur tersebut.

“Aku ingin makan telur dan memecahkan telur di wajan seperti biasa. Kemudian saat telur itu jatuh ke wajan, aku berteriak karena belum pernah melihat telur berwarna merah muda sebelumnya,” ujar Beena.

Awalnya ia mengira ada kesalahan pada proses memasak. Namun setelah memperhatikan lebih dekat, ia melihat bagian kuning telur tersebut diselimuti cairan berwarna merah muda atau pink yang tidak lazim.

Rasa penasaran membuat Beena kemudian memeriksa stok telur lainnya di dapur. Ia memecahkan beberapa telur tambahan untuk memastikan apakah semuanya mengalami perubahan warna serupa. Untungnya, telur lain yang ia buka terlihat normal.

Cerita tersebut kemudian ia bagikan di media sosial dan langsung menarik perhatian banyak netizen. Beberapa orang memperingatkan agar telur tersebut tidak dikonsumsi karena kemungkinan sudah terkontaminasi bakteri.

Setelah mencari informasi lebih lanjut, Beena menemukan bahwa perubahan warna tersebut kemungkinan disebabkan oleh kontaminasi bakteri pada telur. Ia pun segera meminta anak-anaknya untuk menjauh dari telur tersebut demi menghindari risiko kesehatan.

Menurut United States Department of Agriculture, warna putih telur sebenarnya dapat memberikan petunjuk mengenai kualitas dan kesegarannya. Putih telur yang tampak keruh atau sedikit cloudy biasanya menandakan telur masih segar. Sebaliknya, putih telur yang sangat jernih, encer, dan transparan menunjukkan telur sudah mulai menua.

Namun jika putih telur berubah menjadi warna merah muda atau pink, hal tersebut dapat menjadi tanda pembusukan akibat bakteri. Salah satu bakteri yang dapat menyebabkan perubahan warna tersebut adalah Pseudomonas.

Bakteri ini dapat menghasilkan pigmen berwarna merah muda atau fluorescent yang menandakan telur sudah rusak. Dalam beberapa kasus, paparan bakteri tersebut berpotensi memicu gangguan kesehatan, mulai dari sakit kepala, pembengkakan, hingga masalah pernapasan seperti pneumonia jika makanan yang terkontaminasi tetap dikonsumsi.

Karena itu, para ahli menyarankan agar konsumen selalu memperhatikan kondisi telur sebelum dimasak. Jika menemukan warna atau bau yang tidak biasa, sebaiknya telur tersebut langsung dibuang untuk mencegah risiko keracunan makanan.

Pengalaman Beena menjadi pengingat bahwa meskipun telur merupakan bahan makanan sehari-hari yang sederhana, kualitas dan keamanannya tetap harus diperhatikan sebelum dikonsumsi.

Sumber: mirror.co.uk, United States Department of Agriculture.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *